TERASKATA

Membangun Indonesia

Warga Panembahan dan Setu Wetan Cirebon Pantau Kenaikan Debit Sungai Cipager Malam Ini

admin |
Warga Panembahan pantau sungai.

CIREBON – Perasaan waswas mulai menyelimuti warga di sepanjang aliran Sungai Cipager, Kabupaten Cirebon. Pada Rabu (25/3/2026) malam, warga Desa Panembahan, Kecamatan Plered dan Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, terpantau mulai berjaga-jaga di pinggir sungai akibat meningkatnya debit air secara signifikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga menjadikan sungai tersebut sebagai “alarm alami” untuk mendeteksi potensi bencana banjir sejak dini.

Salah seorang warga Desa Panembahan, Dimas, mengungkapkan bahwa kenaikan volume air terjadi cukup cepat dalam waktu singkat. “Tadi belum naik, baru selepas Isya sudah mulai ada kenaikan debit air,” ujarnya kepada awak media, Rabu malam.

Hal senada diungkapkan oleh Yogi, warga lainnya yang ikut memantau kondisi arus sungai. Ia mengaku dihantui rasa trauma mengingat peristiwa banjir besar yang pernah menerjang wilayah tersebut setahun silam.

“Sekarang air sungai baru naik, barusan. Jujur saya masih trauma dengan peristiwa banjir pada 17 Januari 2025 lalu,” kata Yogi dengan nada khawatir.

Hingga berita ini diturunkan, pantauan tim teraskata.com menunjukkan konsentrasi massa masih terlihat di beberapa titik jembatan dan bantaran sungai, baik di Desa Panembahan maupun Desa Setu Wetan.

Warga saling berkomunikasi untuk memantau ketinggian air guna mengantisipasi kemungkinan air meluap ke pemukiman jika intensitas hujan di hulu tidak kunjung reda. (Mu’min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini