Palopo Tak Aman! Truk Melintas di Salobulo Dilempari OTK, Warga Mancani Dihantam Benda Tumpul
Seorang warga setempat yang diketahui bernama Makmur (50) menjadi korban penganiayaan usai melaksanakan ibadah salat isya di masjid yang tak jauh dari kediamannya.
Makmur yang dikonfirmasi teraskata.com menyebutkan, kalau dirinya diserang oleh pemuda yang berboncengan dua yang ia duga Pelaku menggunakan parang.
“Saya pulang salat dari masjid, pas keluar dari gerbang masjid, tiba- tiba ada orang lewat menggunakan sepeda motor, dengan kurang lebih berjumlah 2 orang, melakukan penyerangan terhadap saya dengan batu dan parang, pelaku dari arah berlawanan,“ kata Makmur.
Makmur menyebutkan, atas kejadian itu dirinya mengalami luka pada bagian pundak belakang dan telah melaporkannya ke Polsek Telluwanua.
“Akibat aksi penyerangan ini, saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Telluwanua, kami berharap kepolisian dapat lebih menjaga keamanan di Kota Palopo, khususnya keamanan para pengendaran di jalan, termasuk dengan mengintensifkan patroli- patroli dan pelakunya segera ditangkap,” harapnya.
Kapolsek Telluwanua, Iptu Idris SH yang dikonfirmasi terkait peristiwa ini membenarkan adanya laporan dari warga.
Adapun laporan tersebut dicatat dengan nomor surat tanda terima laporan polisi STTLP/1/I/YAN.2.5/2021/SPKT yang ditandatangani Kepala SPKT Polsek Telluwanua, Aiptu Ahmadi Albar SE.
“Iya, dipukul pakai benda tumpul, tapi kita belum tahu benda apa, korban juga kan belum tahu barang apa yang digunakan oleh pelaku,” ungkap Iptu Idris.
Ia pun membantah apabila ada yang mengatakan korban diparangi. “Tidak ada yang diparangi,” singkatnya.
Saat ditanyakan soal identitas pelaku, Kapolsek Telluwanua belum memberikan jawaban.(lia)







Tinggalkan Balasan