TERASKATA

Membangun Indonesia

Usai Lantik Kades Baru, Budiman Ingatkan Dana Rp1 Miliar 1 Desa Itu Untuk Warga

admin |
Bupati Luwu Timur, Budiman melantik 61 kepala desa, di Gedung Olahraga Desa Puncak Indah, Malili, Kamis (18/11/2021). Foto: laman okson.id

Budiman mengingatkan para kades baru untuk segera merangkul dan mempererat kembali hubungan masyarakat yang sempat terkotak-kotak karena Pilkades serentak 2021.

“Kepala desa adalah pelayan masyarakat dan tidak boleh diskriminatif dalam memberi pelayanan,” kata Budiman.

Budiman juga mengingatkan kepala desa terkait program visi misi, yaitu bantuan keuangan khusus Rp1 miliar satu desa yang mulai bergulir 2022.

Budiman menegaskan bahwa dana Rp1 miliar itu bukan untuk kepala desa, melainkan harus dipergunakan untuk kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung warga.

“Bantuan ini harus dimanfaatkan secara optimal dan dikelola dengan baik, sehingga dampaknya dirasakan masyarakat desa,” ujar Budiman.

Pemkab Luwu Timur sangat berkomitmen agar desa berubah menjadi semakin maju dan mandiri.

Komitmen itu tertuang dalam visi misi daerah melalui program bantuan keuangan khusus Rp1 miliar satu desa, di luar Alokasi Dana Desa (ADD) dan Anggaran Dana Desa

Lebih lanjut, Budiman mengatakan program ini diharapkan mendorong pemerataan dan percepatan pembangunan di desa.

“Sehingga tidak ada lagi desa yang tidak memperoleh anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah masih punya pekerjaan rumah, yakni pengentasan kemiskinan.

Pemdes diharap melakukan kegiatan rehab rumah warga miskin, jambanisasi dan pendampingan ibu hamil untuk mencegah Stunting di Luwu Timur.

Di sisi lain, kepala desa diminta menggunakan anggaran dana desa dengan baik dan transparan, dan mewanti-wanti agar tidak dikorupsi.

Yang tak kalah penting dengan bermitra dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), untuk kemajuan dan pembangunan desa.

Serta menciptakan inovasi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Jadilah pemimpin desa yang inovatif, membawa perubahan desa menjadi lebih baik dalam kurun waktu enam tahun ke depan,” katanya. (*/int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini