TERASKATA

Membangun Indonesia

Kinerja Diskoperindag Disorot, Sinergi Muda Mamasa Minta Pemda Evaluasi Pimpinan OPD

admin |
Sinergi Muda Mamasa soroti kinerja Diskoperindag, meminta Pemda melakukan evaluasi terhadap Pimpinan OPD. (FT:Abriano/teraskata)

MAMASA – Sinergi Muda Mamasa mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa untuk segera melakukan evaluasi terhadap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai tidak menunjukkan kinerja yang maksimal sejak dilantik.

Ketua Harian Sinergi Muda Mamasa, Ryan Mewa’ menegaskan, evaluasi kabinet menjadi hal yang mendesak demi memastikan jalannya pemerintahan yang efektif. Juga pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat Mamasa.

Menurut Ryan, ada beberapa kepala dinas yang dinilai tidak mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam program kerja yang nyata. Salah satu yang disorot serius adalah Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Mamasa.

“Sejak dilantik, kami tidak melihat adanya langkah-langkah konkret yang signifikan dari Diskoperindag. Padahal dinas ini memegang peranan strategis dalam pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya sektor koperasi, UMKM, industri kecil, dan perdagangan,” tegas Ryan.

Ia menjelaskan bahwa secara kelembagaan, Diskoperindag memiliki tanggung jawab penting dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang koperasi, usaha kecil menengah, industri, dan perdagangan.

Termasuk melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha, memfasilitasi pengembangan industri lokal, serta mengawasi stabilitas perdagangan di daerah.

Namun menurut Sinergi Muda Mamasa, berbagai fungsi strategis tersebut belum terlihat berjalan secara maksimal di Kabupaten Mamasa.

“Seharusnya Diskoperindag mampu menghadirkan program pemberdayaan UMKM, pembinaan koperasi yang aktif dan sehat, fasilitasi pemasaran produk lokal, pengembangan industri rumah tangga, hingga penataan dan penguatan sektor perdagangan daerah. Tetapi sampai hari ini, tidak ada program yang benar-benar terasa dampaknya bagi masyarakat,” lanjut Ryan.

Ia juga menilai bahwa sektor koperasi di Mamasa belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sementara pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala. Seperti akses pasar, pendampingan usaha, serta penguatan kapasitas produksi.

Selain itu, Sinergi Muda Mamasa menyoroti belum adanya langkah nyata dari Diskoperindag dalam mendorong produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami melihat potensi ekonomi lokal Mamasa sangat besar, mulai dari produk pertanian, kerajinan, hingga usaha kecil masyarakat. Tetapi tanpa kebijakan dan program yang jelas dari dinas terkait, potensi tersebut tidak akan berkembang secara maksimal,” ujarnya.

Atas dasar itu, Sinergi Muda Mamasa meminta Bupati Mamasa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran kepala dinas, termasuk Diskoperindag, guna memastikan bahwa setiap perangkat daerah benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Evaluasi kabinet adalah langkah penting agar pemerintahan berjalan efektif. Jika ada kepala dinas yang tidak mampu bekerja secara optimal, maka sudah seharusnya dilakukan perbaikan demi kepentingan pembangunan Mamasa,” tutup Ryan. (abriano)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini